Another Source

Join The Community

Premium WordPress Themes

Tampilkan postingan dengan label Profil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Profil. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Desember 2010

AlQUTB SYEH SAMAN ALMADANI

Nama beliau adalah Gauts Zaman al-Waly Qutbil Akwan Syekh Muhammad bin Abdul Karim as-Samman al-Madani keturunan Sayyidina Hasan bin Sayyidina Ali dengan Sayyidah Fatimah az-Zahra binti Sayyidina Rasulullah Saw.
Beliau adalah ulama besar dan wali agung berdarah AHLUL BAIT NABI beraqidah ahlussunnah wal jamaah dengan Asy'ari dalam bidang teologi atau aqidah, dan Syafii mazhab fiqih furu' ibadatnya, dan Junaid al-Baghdadi dalam tasawufnya.
Beliau r.a tinggal di Madinah menempati rumah yang pernah ditinggali Khalifah pertama, yakni Sayyidina Abu Bakar Shiddiq r.a (seorang Shiddiq yang paling agung yang tiada bandingnya, kecuali para Anbiya wal mursalin).
Guru mursyid Beliau adalah Sayyidina Syekh Mustafa Bakri, seorang wali agung dari Syiria, dari pihak ayah keturunan Sayyidina Abu Bakar Shiddiq r.a dari pihak ibu keturunan Syayidina Husin Sibthi Rasulullah Saw.
Pangkat kewalian beliau adalah seorang Pamungkas para wali, yakni Gauts Zaman, dan wali Qutb Akwan, yakni kewalian yg hanya bisa dicapai oleh para sadah yang dalam tiap periode 200 tahun sekali. Dan beliau adalah Khalifah Rasulullah pada zamannya.
Beliau banyak memiliki karomah yang tidak bisa dihitung banyaknya, bahkan sampai saat inipun karamah itu terus ada.
Karamah agung beliau adalah pangkat kewaliannya yang begitu agung. Beliau mendapat haq memberi syafaat 70.000 umat manusia masuk syurga tanpa hisab.
Murid-murid beliau dr Indonesia : Qutb Zaman Syekh muhammad Arsyad al-Banjari, Qutb Maktum Syekh Abul Abbas Ahmad at-Tijani (pendiri tarekat Tijani), al-Qutb Syekh Abdussamad al-Palimbani, al-Qutb Syekh Abdul Wahab Bugis (menantu Syekh Arsyad al-Banjari), al-Qutb Syekh Abdurrahman al-Batawi (kakek Mufti betawi dari pihak ibu Habib utsman betawi), al-Qutb Syekh dawud al-Fathani, dan lain-lain.
Dan diantara keagungan dan kemuliaan beliau yg amat banyak, diantaranya : SEMUA MURID BELIAU YANG JUMLAHNYA RIBUAN MENEMPATI MAQAM QUTB.
Beliau menempati kemulyaan karena beliau berada pada jalan Rasulullah dan para sahabatnya, yakni AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH.

Apa hubungannya dengan Rasulullah Saw?????
Demikian lah kesuksesan Syekh Samman dalam mendidik ruhani murid-muridnya sehingga mereka yang berjumlah ribuan menempati maqam Qutb, apatah lagi Rasulullah Saw dengan para murid2nya yakni para sahabt r.anhum, tentu maqam kewalian sahabatnya sangat agung, krn mereka mendapat keistimewaan menyertai kekasih-Nya, dan apa-apa yg menjadi Nubuwat Rasulullahj Saw dalam kitab2 dahulu, maka pasti menceritakan dan memuji para Qudus agung yang menyertai kekasih-Nya, yakni para sahabat Rasulullah Saw.
al-Qutb Habib Ali bin Muhammad al-Habsyi shohib maulid berkata : "Serendah-rendahnya martabat sahabat maka tidak akan bisa dicapai walau oleh 70 Imam Junaid al-Baghdadi". Padahal Imam Junaid hidup pada zaman salaf dan menempati Sulthonul Awliya pada zamannya.

Karena para sahabat ini adalah para wali agung, maka para ahli tasawwuf (aswaja) sangat sopan dengan mereka, tidak menceritakan mereka kecuali kebaikan.
Jangankan dengan para sahabat, dengan wali jaman sekarang saja kalau kita tidak sopan, maka tunggu aja akibatnya, apa lagi menghjinakan wali atau ulama jaman sekarang saja menurut para ulama dihukumkan MURTAD. Bahkan wajib hukumnya berprasangka baik dengan para awliya. Lebih-lebih lagi para sahabat yang notabene adalah hasil didik Rasulullah Saw yang menempati Shiddiq dalam kewalian.

Maka dari itu, ummat Islam aswaja tidak akan membicarakan panjang lebar tentang pertikaian antar sahabat, baik itu antara Sayyidah Aisyah dengan Sayyidina Ali k.w pada perang Jamal, maupun antara Sayyidina Ali k.w pada satu pihak dengan Sayyidina Muawiyah r.anhu pada pihak lain.
Kita kaum aswaja tidak akan mengotori mulut kita dengan umpatan dan negatif thinking kepada mereka.
Bahkan Khalifah ALi k.w mengatakan seterunya saat itu bahwa antara beliauy dengan Sayyidina Muawiyah adalah saudara seiman dan satu kalimat, hny saja khilaf dalam penyelesaian pembunuhan Khalifah Utsman r.anhu.
Bahkan beliau k.w menyolatkan semua korban perang baik yg dipihak beliau maupun pihak Gubernur Damaskus saat itu.
Biarlah yang berlaku antar sahabat urusan mereka, kita tidak usah ikut campur. Selamatkan hati kita dr prasangka negatif kepada mereka dan selamatkan mulut kita dari umpatan2 yang keliru, krn mereka adalah para wali agung.

Sungguh sangat aneh, ada aliran yg berkedok ISLAM yang mengkafirkan seluruh sahabat Rasulullah Saw, kecuali beberapa orang saja.
Bahkan mereka melekatkan label ma'shum kepada Sayyidina ALi k.w sesuatu yang hanya diperuntukkan pata Anbiya wal mursalin.

Lihatlah jalan datuk-datuk kita dan pendahulu2 kita, mereka memperoleh kemuliaan, spt bertemu Rasulullah secara jaga, mampu memberi syafaat kepada ummat Rasulullah, dan akhir umur dengan HUSNUL KHOTIMAH.
Bagaimana dengan Syekh Sy';arani ARif yang begitu indah akhir umurnya, Syekh Samman Mulya (paman dr guru Sekumpul) yang wafat dalam keadaan bersujud pada sujud pertama sholat shubuh, sebelumnya beliau memotong kuku, mandi dan memakai baju dan sarung serba putih, begitu juga dengan Guru Sekumpul yang wafat dalam keadaan bersyahadat, juga Guru-Guru yang lain. Mereka semua pada jalan aqidah ahlussunnah wal jamaah. begitu pula pendahulu-2 kita spt Syekh Arsyad, Syekh Samman, Syekh Abdul Qadir al-Jailani, dan lain sebagainya. Mereka semua berhaluan AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH.
Sesuatu ajaran jangan dilihat dr kemasannya yang bagus, tp lihatlah para pembawanya bagaimana wafatnya.
Karena ajaran bid'ah, apalagi ajaran ANTI SAHABAT NABI akan membawa kepada SU'UL KHOTIMAH. Naudzubillahi min dzalik.

Semoga Allah menyelamatkan aqidah kita, menyelamatkan aqidah keluarga kita, dan kaum muslimin. Dan semoga kita semua HUSNUL KHOTIMAH memnbawa aqidah yang bersih.
Spt dalam kitab DALAIL mengatakan " Semoga MATI DALAM keadaan mencintai RAsulullah, mencintai Ahlul BAit, dan mencintai para sahabat Rasulullah Saw (maksudnya HUSNUL KHOTIMAH).
Amin Yaa Robbal 'AAlamiiin.


Senin, 13 Desember 2010

Sejarah Catur Karya, Desa Warnasari Kec.Kapuas Kuala Kabupaten Kapuas

        Sejarah perjalanan Desa Catur Karya  Desa Warnasari yang berada di Kecamatan Kapuas Kuala Kabupaten Kapuas tidak lepas dari Penempatan Tranmigrasi pada tahun 1972 yang berjumblah 114 Kepala keluarga yang dikepalai Kepala Desa yang bernama Yadeni.Desa ini bisa dilalui dari Anjir Km 9 (sembilan).
       114 Kepala keluarga terdiri dari Warga JawaTimur, Jember,Trenggalek,Banyumas,dan sebagian dari warga Jawa Barat dan dibagi menjadi 4 RT,Desa warnasari ini adalah petani padi tahunan, Dizaman Presiden Soeharto yang kala itu yang menjadi Bupati adalah Udzidurahman pernah dikunjungi oleh beliau dan Desa ini menjadi lumbung padi dan setiap tahun panen dua kali padi tahunan dan padi paritas unggul.di Desa ini terdapat pula pendidikan

   >Sejarah pendidikan di Desa warnasari .


sejarah pendidikan di desa warnasari kala itu dipelopori oleh warga desa yang bernama Misham warga Jawa Timur yang merelakan rumahnya dijadikan Sekolah yang akhirnya dipantau terus oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang selanjutnya atas kebijakan pemerintah didirikan beberapa SDN dan Sekolah yang dibiayai dengan swadaya dijadikan sekolah MIS Nurul Huda catur karya yang masih dapat dilihat sampai sekarang.Berkat seorang guru agama yang bernama Chairul Anam Madrasah ini berkembang pesat sampai sekarang ,disamping ada Madrasah ada pula sekolah  Negeri 





                                                                                                                                                           Didesa ini terdapat juga mesjid Jami Al Muhajirin yang terletak di pasar minggu catur karya,Mesjid ini sesui dengan Namanya Almuhajirin yang artinya Para Pendatang.
mesjid ini banyak sekali mengalami Renovasi  disana sini ,tetapi pondasi dan tiang penyangga masih sesuai aslinya




di Desa ini juga terdapat pesantren yang letaknya di Desa Warnasari (Makarti I) yaitu Pesantren Thoriqus Sya'adah yang mempunyai guru yang arif dan bijaksana yaitu KH.Mashadi ,Namun kini beliau sekarang telah tiada.KH.Mashadi adalah sosok panutan yang berpengaruh didesa ini ,Beliau adalah seorang ulama yang Istiqomah dan tidak terpengaruh oleh Duniawi,Beliau sampai akhir hayatnya mengabdi kepada untuk kepentingan Umum ,belas kasih dan pemurah ,bila anda ingin berkunjung ke kubur beliau  dapat langsung menanyakanya kepada msayarakat desa catur karya. Desa warnasari terbagi menjadi empat bagian desa yaitu :
1.Desa Kolam Tengah
2.Desa Kolam Kiri
3.Desa Kolam Kanan
4.Desa Makarti II
 Didesa ini terdapat bermacam-macam Produktifitas masyarakat dalam menunjang kehidupanya Selain bertani salah satunya adalah  berternak ayam arab dan sapi. Beternak ayam arab menguntungkan sekali adalah Zainal Arifin salah seoran penduduk desa yang kini masih mengeluti beternak ayam arab ini,Walaupun kendalanya beraneka macam baik itu cuaca dan berbagai macam penyakit....